• Sam Allardyce

Sam Allardyce Diduga Hina FA dan Pangeran Harry

Berita sepakbola Federasi Sepakbola Inggris (FA) telah meminta fakta penuh setelah sebuah surat kabar menduga pelatih Timnas Inggris, Sam Allardyce membahas kemungkinan aturan kepemilikan pihak ketiga.

Sebuah laporan dari surat kabar harian The Telegraph mengklaim bahwa Allardyce memberitahukan seorang wartawan yang sedang menyamar sebagai seorang pebisnis kemungkinan untuk berada di lingkungan FA, dimana sebenarnya ada aturan untuk melarang pihak ketiga memiliki bagian dari hak-hak ekonomi pemain.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Allardyce mengejek pendahulunya Roy Hodgson dan juga menyebut Pangeran Harry sebagai seorang remaja yang nakal dan menyebut FA hanya memikirkan kepentingan bisnis.

“Kami telah meminta The Daily Telegraph untuk memberikan kepada kami semua fakta yang berhubungan dengan hal ini.”

Diantara tuduhan tersebut antara lain Sam Allardyce melakukan perjalanan ke Timur Tengah sebagai duta yang dibayar oleh pengusaha fiktif. Sementara sebuah video diunggah ke situs resmi Telegraph menunjukkan Hodgson yang diejek karena omongan dan kepribadiannya.

Surat kabar tersebut mengutip Allardyce mengatakan kemampuan berbicara Hodgson “dia akan membuat mereka semua tertidur, Roy tidak memiliki kemampuan untuk itu.”

Pelatih baru Timnas Inggris ini juga terlihat dalam sebuah video yang mengatakan bahwa Hodgson tidak tegas dan menganggap peran asisten pelatih Gary Neville sebagai pengaruh yang buruk untuk Timnas Inggris di Euro 2016 dimana mereka tersingkit dari Islandia di babak kedua.

“Beritahu Gary untuk duduk dan diam sehingga kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan.”

“Allardyce juga mengkritik FA karena secara bodoh mengeluarkan dana 870 juta poundsterling untuk Stadion Wembley, menurut laporan tersebut Allardyce mengatakan “Itu semua tentang mendatangkan banyak uang kan?”

“Kalian tahu bahwa FA adalah federasi sepakbola terkaya di dunia? Baik, saya tidak seharusnya mengatakan hal tersebut. Mereka bukan yang terkaya, apa yang mereka lakukan adalah mereka memiliki perputaran uang terbesar di dunia dengan 325 juta poundsterling.”

2016-09-27T10:19:24+00:00