• Jose Mourinho

Mourinho Siap Penuhi Harapan Fans Manchester United

Berita sepakbola terupdate setelah 2 kali tampil mengecewakan di Liga Premier Inggris, Jose Mourinho sudah siap untuk melangkah di kedalam Old Trafford dan merangkul setiap tantangan yang akan dia hadapi sebagai pelatih Manchester United.

Jose Mourinho menegaskan dirinya bisa memenuhi harapan tinggi publik Manchester di Old Trafford dan berusaha mengembalikan Manchester sebagai juara Liga Premier Inggris.

Meskipun masih menjadi klub paling sukses di tanah Inggris, Manchester United kesulitan bersaing di level teratas semenjak ditinggalkan Sir Alex Ferguson yang memutuskan untuk pensiun. Bahkan musim lalu Manchester United harus puas duduk di peringkat ke-5 klasemen akhir dan terlempar dari Liga Champions Eropa.

Di masa kepelatihan Van Gaal di musim pertamanya United mengakhiri musim di peringkat ke-4 sementara sebelum dipecat musim lalu Van Gaal memberikan gelar juara Piala FA.

Sebelum era Van Gaal, kursi kepelatihan Manchester United dipegang oleh David Moyes dan pada musim itu Manchester United mengakhiri musim Liga Premier Inggris di posisi 7.

Akan tetapi Jose Mourinho yang sudah menjuarai 3 gelar Liga Premier Inggris dan 2 Liga Champions mengatakan bahwa dirinya sangat siap dan mampu untuk memenuhi harapan para fans Manchester United.

“Ini bukan hal yang baru di dalam karir saya,” ungkap Mourinho, “dimanapun saya berada, saya selalu menghadapi hal yang sama.”

“Tidak peduli dimanapun saya berada semua orang mengharapkan raihan yang besar, ini bukan hal baru untuk saya, saya suka memenuhi harapan tersebut, saya ingin para pemain merasakannya juga.”

“Terkadang selama karir saya saya telah memenuhi target yang hampir mustahil tetapi untuk meraih capaian tersebut maka kita harus mendorong tim kita ke level tertinggi.”

“Untuk memenangkan Liga Champions dengan Porto atau Inter Milan merupakan sesiati yang tidak terbayangkan sebelumnya dan target yang berisiko. Untuk memenangkan kejuaraan domestik hampir sama tetapi saya menyukai hal ini.”

“Orang-orang menganalisa hal itu sebagai suatu bentuk arogansi dan sebagainya, itu bukan masalah untuk saya. Kenyataan yang terjadi adalah saya selalu merasakan para pemain, staf pelatih, dan pihak manajemen bahwa target yang sulit yang dapat membantu sebuah tim untuk bisa tampil lebih baik.”

2016-08-07T18:02:45+00:00