• eric dier

Eric Dier Tak Menyesal Pilih Inggris Daripada Portugal

Berita sepakbola Jinbola Eric Dier menegaskan bahwa dirinya tidak menyesal telah memutuskan untuk menolak tawaran gabung Timnas Portugal dan memilih membela Inggris. Pemain tengah Tottenham Hotspur ini pernah menjalani masa mudanya di Portugal setelah meninggalkan Inggris saat berusia 7 tahun.

Eric Dier menjalani debutnya di Timnas Inggris pada 13 November tahun lalu saat pertandingan lawan Spanyol tetapi dia menjalani masa-masa mengecewakan kala Inggris tersingkir dari Islandia di Euro 2016 lalu. Sementara itu mantan rekan satu timnya seperti Rui Patricio, Cedric, Adrien Sivla, William Carvalho dan Joao Mario menjuarai turnamen tersebut.

“Jika Inggris tidak memenangkan gelar maka saya harap Portugal yang menjadi juara, saya senang jika itu yang terjadi, tetapi saya tidak berpikiran untuk bermain membela Portugal,” ungkap Dier, “Ketika saya masih muda mereka membicarakan tentang saya untuk membela Timnas Portugal saat saya masih di Sporting, sudah terlambat untuk mengatakan tentang hal itu lagi sekarang.”

“Saya adalah orang Inggris dan tidak pernah berkata sebaliknya, saya 100% akan membela Inggris. Di Portugal ada banyak pemain asal Brazil dan mereka bukan asli Portugal.”

“Ketika saya tumbuh dari remaja, saya selalu berkeinginan untuk membela Timnas Inggris dari dulu, tetapi memang rumah saya berada di Portugal.”

Eric Dier juga mengungkapkan bahwa dirinya berterimakasih kepada Sam Allardyce yang telah memberikannya pintu kesempatan untuk bermain di Timnas Inggris meskipun saat ini Allardyce sudah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih.

Pertandingan persahabatan lawan Spanyol tengah pekan nanti akan menjadi bagian ujian dari kemampuan tim Inggris yang tampil buruk di ajang Euro 2016 lalu. Eric Dier mengungkapkan keyakinannya bahwa Inggris mampu untuk mengembalikan permainan terbaik mereka di ajang Piala Dunia 2018 nanti.

“Saya sudah pernah mengatakan sebelumnya bahwa akan membutuhkan waktu lama untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Inggris atas permainan buruk yang kami lakukan di pertandingan lawan Islandia lalu. Kami harus terus berkembang menjadi tim yang kuat untuk mendapatkan hasil terbaik di Piala Dunia 2 tahun lagi.”

“Untuk saya, saat membela Timnas Inggris saya bisa merasakan keinginan dari para pendukung kami, ini tidak tergantung kepada hasil yang kami dapatkan namun cara bermain yang harus kami tunjukkan. Kami harus melakukan semua hal terbaik dari kemampuan kami untuk membuat para suporter puas dan tidak menyesal telah mendukung kami terlepas apapun hasil yang kami dapatkan.”

Pertandingan lawan Spanyol juga akan menjadi peningkat moral yang baik untuk skuad Inggris yang dalam beberapa pertandingan kualifikasi Piala Dunia ini mendapatkan lawan-lawan yang secara kualitas memang berada di bawah mereka.

2016-11-13T11:48:48+00:00