• Gianluca Zambrotta

ANTONIO CONTE SETARA MOURINHO DAN GUARDIOLA

Kemampuan melatih Antonio Conte berada di level yang sama dengan Pep Guardiola dan Jose Mourinho, menurut mantan pemain Timnas Italia Gianluca Zambrotta.

Mantan pelatih Timnas Italia, Antonio Conte sudah memenangkan Liga Italia Serie A sebanyak 3 kali beruntun dan akan mulai petualangannya di Liga Premier Inggris mulai musim depan bersama Chelsea.

Zambrotta dan Conte pernah bermain satu tim di Juventus selama 5 musim sebelum Conte akhirnya memutuskan pensiun sebagai pemain sepakbola profesional pada tahun 2004. Conte memulai karir kepelatihannya setahun kemudian sebagai asisten pelatih di Sienna.

Jose Mourinho sudah memenangkan 3 gelar juara liga di 3 negara yang berbeda, sementara Guardiola meraih 7 gelar juara bersama Bayern Munchen dalam waktu 3 musim, sebelum akhirnya memutuskan untuk merapat ke Manchester City. Akan tetapi Zambrotta sangat yakin mantan rekannya tersebut memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan Guardiola maupun Mourinho.

Antonio Conte

“Saya pikir mereka memiliki sifat yang mirip dan kurang lebih berada di level yang sama.”

Kesuksesan Conte sebagai pelatih juga tidak terlepas dari taktik dan formasinya yang biasanya menggunakan formasi 3-5-2 atau 3-4-3, tetapi Zambrotta tidak yakin apakah temannya itu akan membuat makanan ala Spanyol atau Wales.

“Antonio Conte memiliki wawasan yang luas tentang sepakbola dan dia sangat berdedikasi. Dia orang yang profesional dan motivator yang handal.”

“Saya tidak yakin dia akan menggunakan 3 orang pemain sebagai bek.”

“Saya belum memiliki kesempatan untuk berbicara dengannya mengenai gaya permainan yang akan dia terapkan nanti, namun saya yakin dia akan melakukan sedikit eksperimen dan mencoba hal yang baru.”

Conte bukan satu-satunya yang akan mencoba pekerjaan di tempat baru, Zambrotta minggu lalu baru saja ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Super India, Delhi Dynamos.

“Saya sangat senang bisa berada di Delhi dan saya sangat antusias untuk memulai petualangan baru,” ungkap Zambrotta.

“Pengalaman saya sepanjang menjadi pemain sepakbola profesional dan seorang pelatih di Swiss akan membatu saya disini, tetapi selalu ada tantangan dan kesulitan baru.”

“Saya memiliki banyak tantangan di Chiasso dan begitu pula disini nanti, tetapi yang paling penting adalah bisa menghadapi tantangan tersebut dan melewatinya.”

2016-10-20T16:45:32+00:00